Laman

Jumat, 27 April 2012

Menyusun Budget Keuangan Keluarga

Sudah tanggal 27, untuk menuju ke tanggal satu masih menghitung beberapa hari lagi. Gini ni kalo awalnya tidak disusun budget keuangan keluarga. ini ada beberapa tips dan trick untuk menyusun keuangan keluarga supaya uang tetap cukup sampai akhir bulan bahkan bisa untuk ditabung. Simak ini ya (nasihat buat diri sendiri)

Apa itu Budgeting?

Buat Anda yang tidak terbiasa dengan istilah ekonomi atau akuntansi, kata budgeting untuk perencanaan keuangan keluarga terasa terlalu berlebihan. Bukankah budgeting itu diperlukan untuk perencanaan keuangan negara seperti penyusunan APBN? Atau minimal budgeting diperlukan oleh perusahaan untuk memprediksi untung dan rugi di tahun mendatang?

Benar, budget yang saya maksudkan kurang lebih seperti itu. Bedanya kali ini kita akan menyusun budget untuk keuangan keluarga. Secara sederhana budgeting adalah proses menyusun anggaran, baik dana yang masuk maupun yang keluar. Lebih spesifik lagi terkait perencanaan keuangan keluarga, budgeting adalah proses menyusun dan merencanakan berapa banyak pendapatan yang Anda hasilkan dalam periode waktu tertentu, dan berapa banyak pengeluaran yang akan dibelanjakan pada periode yang sama. Dengan melakukan budgeting, Anda dapat melihat apakah keuangan saat ini surplus, impas, atau minus. Berita baiknya adalah: dengan budgeting, setidaknya kondisi Anda dapat dipaksakan supaya minimal impas.

Persiapan Menyusun Budgeting

Apakah Anda sudah mulai melakukan pencatatan keuangan?  Jika ya, mari kita buka catatan tersebut. Perhatikan apa saja yang Anda beli selama beberapa bulan terakhir dan amati pola yang muncul. Apakah ada pola tertentu di sana? Jika ya, Anda sudah dengan mudah mengetahui apa saja jenis pengeluaran dan pemasukan yang secara rutin Anda lakukan.
Secara umum budgeting untuk keluarga terdiri dari pengeluaran sebagai berikut:

Hutang

Apakah Anda memiliki kredit rumah, kredit mobil, atau lainnya? Tentukan berapa banyak yang harus Anda keluarkan untuk masing-masing hutang tadi.

Zakat, Infak dan Sadaqah

Sebagai seorang yang taat beragama dan menginginkan kebersihan dalam harta. Keluarkanlah zakat, infak maupun sadaqah. Anda bisa menghitung apakah sudah termasuk wajib zakat atau tidak dan budgetkan. Jika tidak, dikhawatirkan bagian dari harta yang harusnya dikeluarkan sebagai zakat tersebut dapat termakan oleh Anda sehingga mengurangi keberkahannya.
Jika Anda juga seorang tulang punggung keluarga yang ikut membantu orangtua maupun keluarga lainnya, budgetkan pengeluaran untuk hal tersebut sehingga secara reguler Anda dapat membantu orang-orang yang Anda kasihi.
Selebihnya tergantung kemampuan dan kerelaan Anda untuk mengeluarkannya sebagai infak ataupun sadaqah.

Tabungan

Pos kedua setelah hutang adalah tabungan. Agar aman, budgetkan tabungan di awal dan anggap sebagai pengeluaran. Dengan demikian, Anda tidak akan merasa berat untuk melakukannya. Jangan menabung dari sisa anggaran yang tersedia karena besar kemungkinan tidak ada sisanya.
Termasuk tabungan di sini adalah sesuatu yang Anda persiapkan untuk masa depan seperti: tabungan pendidikan, dana darurat dan lainnya.

Konsumsi Rutin Bulanan

Bagian terakhir baru tetapkan untuk konsumsi rutin yang Anda keluarkan mulai dari biaya pendidikan, belanja rumah tangga, dan tagihan-tagihan lainnya. Konsumsi rutin ini bisa dibagi dalam beberapa kategori:
  • Pendidikan
    • Uang sekolah
    • Uang semester
  • Belanja rumah tangga
    • Beras xx kg
    • Gula
    • Minyak goreng
    • Lauk Pauk
  • Transportasi
    • Bensin
    • Service kendaraan
    • Tol dan Parkir
  • Tagihan
    • Listrik
    • Air
    • Telepon
    • Handphone
    • Internet
    • Iuran RT
  • Gaji Pembantu
  • Hiburan
    • Rekreasi
    • Makan di luar
    • Nonton

Konsumsi Rutin Tahunan

Nah, ini adalah bagian yang sering dilupakan orang. Anda harus menyisihkan dana untuk membayar jenis pengeluaran yang sifatnya enam bulanan, tahunan atau dua tahunan. Kelalaian dalam melakukan hal ini akan berakibat pada saat jatuh tempo Anda tidak memiliki dana yang cukup untuk membayarnya dan terpaksa mencari pinjaman ke sana sini.
Berikut beberapa jenis pengeluaran Rutin Tahunan yang biasa muncul:
  • Kontrak rumah Jika Anda mengontrak rumah, pastikan setiap bulan Anda mencicil sejumlah tertentu sehingga ketika tiba pembayaran periode berikutnya dana yang tersedia sudah cukup. Misal Anda membayar kontrakan setiap tahun sebesar 12 juta. Maka sisihkan 1 juta setiap bulannya.
  • Uang kuliah Jika Anda masih kuliah atau perlu membiayai anggota keluarga yang kuliah, biasanya pengeluaran jenis ini muncul setiap enam bulan. Jika biaya kuliah sebesar 3 juta, maka Anda harus menyisihkan 500.000 ribu rupiah setiap bulan.
  • Pajak Kendaraan, perpanjangan STNK, Asuransi Kendaraan Pengeluaran ini juga penting karena nilainya biasanya lumayan. Sering kali orang lupa dan pada saatnya jatuh tempo maka terpaksa mengorbankan budget lainnya. Padahal jika direncanakan dengan baik hal itu tak akan terjadi.
Setelah melakukan penyusunan, budget Anda mungkin akan terlihat seperti ini:

Bagaimana menurut Anda, tidak terlalu sulit bukan? Dengan membuat budgeting seperti ini, Anda akan mulai menyadari seberapa besar pengeluaran untuk masing-masing pos. Jika dana Anda tidak bisa memenuhi semuanya, maka saatnya menentukan prioritas sesuai tingkat kebutuhan dan kepentingannya masing-masing.

(sumber : www.muhammadnoer) reshare semoga bermanfaat

Orang Tuamu, Orang Tuaku, Orang Tua Kita


(reshare....semoga bermanfaat)

Ketika kita menikah dengan seseorang,secara langsung kitapun harus " menikahi" keluarga besarnya juga. Suasana baru pun didapatkan. Dua hati yang disatukan, berarti pula dua pasang orang tua, dan dua keluarga besar. Jika kita mencintai pasangan kita, maka disana ada konsekuensi bahwa kitapun harus mencintai apa yang dicintainya.

Sayangnya, banyak orang yang mengidentifikasi bahwa hubungan mertua dan menantu biasanya adalah seperti air dan minyak. Hal ini dikarenakan para mertua yang sering melakukan invasi wilayah yang tak seharusnya, dan atau sebaliknya. Ujung- ujungnya semua masalah akan terselesaikan dengan konflik.

Namun.... sejenak mari kita merenungkan, betapa suami yang baik yang telah kita miliki sekarang adalah sedikit banyak "hasil kreasi" dari mertua kita. Kekurangan dan kelebihan para suami kita adalah hasil dari tangan- tangan mulia itu. Beliau telah bersusah payah mendidik, melahirkan dan membesarkan suami kita, namun ketika dewasa beliau "dituntut" dengan rela melepaskan anak kesayangannya tersebut lengkap dengan semua hasil baiknya untuk dipersembahkan kepada kita. Memang sangat manusiawi ketika seseorang tumbuh dewasa, maka dia harus memulai hidupnya sendiri. Namun, suami kita bukan hanya dibesarkan oleh alam secara alamiah, sekali lagi, tangan mulia para mertua yang telah melakukannya dengan baik.

Mungkin dari sebagian kita masih mengesampingkan kenyataan tersebut, karena begitu besarnya tertutupi hati oleh kekesalan dan atau kekecewaan kepada para mertua. Maka, cukuplah diingat ketika nanti kita berada pada posisi mereka. Kita pun akan meminta untuk tetap dimengerti oleh para menantu dalam bagaimanapun keadaan hidup kita. Kita pun akan merasakan bagaimana beratnya melepaskan anak kita untuk memulai hidup bersama pilihan hidupnya.

Ketika kita menempatkan diri pada posisi orang lain, insyaallah akan lebih mudah untuk kita melegakan hati untuk menerima bagaimanapun kondisi orang lain tersebut. Solusi jitu yang lain adalah, tetaplah berlaku baik kepada para mertua atau bahkan mungkin lebih baik. Karena orang baik akan selalu diterima dimanapun tempat dan kondisinya.

Subhanallah, masih kah kita mengingat hubungan baik antara Rasulullah dengan mertuanya abu Bakar. Beliau berdua adalah sangat karib, Al Amin dan As sshidiq. Dan pengikat manis hubungan mereka berdua adalah Aisyah Radhiyallaahu 'Anhu. Tidak ada orang yang lebih memahami beliau dari kalangan Laki- laki melebihi Abu bakar, begitupun sebaliknya. Maka tak heran ketika 'Amr ibn Al 'Ash Radhiyallaahu 'Anhu bertanya kepada Sang nabi "Yaa Rasulullah, siapakah orang yang paling engkau cintai?. Beliau menjawab, " Aisyah". Lalu 'Amr ibn Al 'Ash mengkhususkan kepada yang laki- laki, "Kalau dari jenis laki- laki- laki?", beliau menjawab dengan mantap, "Ayahnya".

Selain itu, pujian dan sanjungan pun sering beliau berikan untuk sang mertua, 'Umar ibn Al Khatab, ayah dari Ummul Mu'minin Hafshah, "Demi Allah, jika 'Umar memilih melewati suatu jalan, tidak ada pilihan lain bagi syaitan kecuali memilih jalan yang lain".

Berbesar hatilah sejenak untuk mengesampingkan segala kekurangan para mertua kita, Berbesar hatilah sejenak untuk mengesampingkan segala emosi atas kondisi mereka. Berbesar hatilah sejenak untuk mengesampingkan segala alasan kita atas apapun hal yang menyebabkan sulit bagi kita untuk dapat mencintai mereka. Pinjamlah kalbu pasangan kita untuk melihat dan menilai mereka. Sebagaimana kita yang mempunyai kewajiban berbakti kepada orang tua kita, pun pasangan kita mempunyai tugas yang sama.

Berikanlah pula bantuan kepada pasangan kita sekiranya memang sulit baginya untuk berbakti dengan tulus kepada orang tua kita. Terkadang memang sangat sulit. Namun ini adalah jalan mulia, jalan yang hanya orang- orang luar biasa yang memilihnya.

Dua hati yang disatukan, berarti pula dua pasang Orang tua, dan dua keluarga besar. Jika kita mencintai pasangan kita, maka disana ada konsekuensi bahwa kitapun harus mencintai apa yang dicintainya. Disanapun akan timbul hasrat dicintai oleh orang- orang yang mencintainya. Subhanallah, Betapa indah jika kita menggabungkan ibadah bakti kita kepada mereka dengan rasa cinta kepada pasangan kita...

Kamis, 26 April 2012

Flanel Lagi

Sudah lama pengen buat kreasi dari flanel, tapi musti ngerasa sudah kehabisan tenaga kalo pulang kerja. Tergantung situasi juga, kalo dedek bisma sudah tidur dan akunya gak capek ya bisa buat :D. Ini kebetulan da waktu luang, jadilah beberapa buah bunga dari kain flanel. yang ini buat eyang uti, buat kuncir rambut katanya.
(bagus juga ternyata pas dipakai, tp lucu yang kelihatan malah flanelnya bukan rambutnya. Secara rambut Utinya bisma kan sudah sedikit :) hehehehe )


kalo yang ini ada yang aku tambahkan jepit rambut ada juga yang dipakai bross, tergantung selera :)

(ada yang berminat???silahkan pesan)

Masih banyak lagi yang pengen aku coba untuk dibuat, semoga terwujud :)
Happy Crafting

Kreasi Flanel

Dua bulan yang lalu, gak tahu tiba - tiba pengen jualan bross dari bahan kayu, lycal & plastik. Browsing - browsing akhirnya ketemu juga di  Rumah aksesories, Ratu aksesories, Lapak Pin kayu & Recycle Pin Shop. Dalam pencarian tadi gak sengaja koq ketemu dengan bros dari bahan flanel, ternyata dari kain flanel ini kita bisa bentuk sesuai kreasi kita. Karena rasa penasaran, cari dech alias nanya ke mbah googling ketemulah tutorial - turial flanel bros. Untuk yang pemula banget seperti aq, coba - coba dulu yang sederhana & mudah dibuat. seperti model ini  nie...
 Bunga
 model pita

Untuk hasilnya kutawarkan ke mbak Ayu (anak dari pak dhe), gak kusuruh jual sih cuma suruh pakai. Ternyata teman - temannya banyak yang suka, selanjutkan datang orderan yang lumayan banyak. Dari model yang pernah aku buat sampai yang belum pernah aku buat, untung dibantu sama tantenya bisma..tante yiyin thanks y.  Berhubung ini ni orderan dari manteman mbak ayu, ya harus bisa buatnya. Ini dia requestnya...ta ra... :D





 panda

 moo

 jerapah

 owl

Special thanks buat para agen bawel (hehehe) : mbak ayu, ika, vivi, vida & avi, sudah bantuin promosi flanel - flanel ini :)
by the way, ada yang berminat juga ?? (please sent a message in ni2s_24@yahoo.com)

Rabu, 25 April 2012

Ibu by Haddad Alwi feat Farhan

Pagi - pagi tadi, baru saja sampai di tempat kerja sudah kangen ingin ketemu si Bisma. Eh koq kebetulan nada dering sms mbak opi teman sekantor pakai lagu Haddad alwi feat Farhan, jadi dech tambah kangen sama si Bisma. Akhirnya mintalah aq ke  mbak opi lagunya via bluetooth, kira - kira seperti ini lagunya..check it out (hehehe)

Bersinar kau bagai cahaya
Yang selalu beriku penerangan
Selembut sutra kasihmu ’kan
Selalu rasa dalam suka dan duka
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Reff:
Kaulah ibuku cinta kasihmu
Terima kasihku takkan pernah terhenti
Kau bagai matahari yang selalu bersinar
Sinari hidupku dengan kehangatanmu

Bagaikan embun kesejukkan
Hati ini dengan kasih sayangmu
Betapa kau sangat berarti
Dan bagiku kau takkan pernah terganti
Repeat reff
Kaulah ibuku cinta kasihku
Pengorbananmu sungguh sangat berarti
Repeat reff [2x]
Sinari hidupku dengan kehangatanmu


Semoga bunda juga bisa jadi matahari untuk Bisma, yang selalalu menyinari hari - harimu, semoga kehadiran bunda juga benar - benar berarti untukmu. Love you Bisma my Son :)

Sudah 2012

What Sudah tahun 2012???
Ya Allah kemana saja daku ini?sampai nggak sempat posting sama sekali. Terakhir posting pas tahun 2009 n sekarang sudah 2012. Kalah ma yang namanya Facebook (FB) mungkin ya, kalo FB mah setiap hari dikunjungi. Kalo ibarat rumah, ni blog sudah berdebu n yang pasti banyak sarang laba - labanya juga. Any way Bus way, banyak banget yang berubah dari diriku. Dari yang dulunya masih gadis terus jadi istri orang dan sekarang sudah jadi ibu. Alhamdulillah Selasai kuliah, kerja dan akhirnya menikah.
apa lagi ya yang ingin aq tulis?? sepertinya ini dulu, coz ni juga curi - curi waktu disela - sela jam kerja (hehehe)